Bertukar Tubuh, Berbagi Cerita

Judul: Your Name (Kimi no Na Wa)

Penulis: Shinkai Makoto

Penerbit: Penerbit Haru

Tahun terbit: Februari 2020

Tebal buku: 336 halaman

Mitsuha, seorang gadis SMA yang tinggal di sebuah desa di pegunungan. Dia bermimpi menjadi seorang anak laki-laki. Dia bangun di sebuah kamar yang asing, berteman dengan orang asing, melihat kota Tokyo tepat di depan matanya. Kota yang ia impikan selama ini.

Di lain pihak, Taki, seorang pemuda SMA yang tinggal di Tokyo, juga bermimpi dirinya menjadi seorang gadis SMA yang tinggal di sebuah desa yang di kelilingi pegunungan.

 Akhirnya, keduanya pun sadar bahwa mereka bertukar tubuh dalam mimpi masing-masing. Takdir yang mempertemukan mereka itu mulai menggerakkan roda-roda nasib. Begitulah cerita ini dimulai.

Cerita dari novel ini berasal dari film animasi yang berjudul sama dan disutradarai oleh penulisnya, yaitu Shinkai Makoto pada tahun 2016. Cerita ini terinspirasi dari kata-kata puisi lama Jepang, yaitu Ono no Komachi yang berisi kisah tentang pertemuan kekasih dalam mimpi dan rasa sedih yang melanda saat terjaga.

Tujuan Makoto Shinkai menulis cerita Your Name adalah agar para penonton muda dari Jepang mampu percaya pada masa depan. Setelah tragedi gempa Jepang yang terjadi pada tahun 2011 ditambah dengan bencana alam lainnya, ternyata banyak anak muda di Jepang pesimis akan masa depan mereka. Selain itu, anak muda dan lapangan kerja full-time semakin berkurang di Jepang. Setelah mengikuti cerita tersebut, para anak muda menjadi lebih optimis dengan masa depan, termasuk dalam mencari pasangan hidup.

Dari segi penulisan, Your Name bagi peresensi adalah benar-benar sesuatu hal yang luar biasa. Menurut saya, cara penulisan dalam novel ini sederhana namun maknanya mudah tersampaikan.  Misalnya, cara menggambarkan sebuah tempat seperti pada halaman 170 dimana tokoh Taki menggambarkan ingatan dirinya akan Kota Itomori sebelum kehancuran.    

Cara penulisan yang begitu detail seolah-olah hal tersebut benar-benar dilihat oleh penulis. Novelis-novelis dari Jepang, selain Makoto Shinkai ada juga misalnya Kanae Minato dalam novelnya “Kokusai”, memang dikenal kuat dalam menggambarkan sebuah tempat atau keadaan dengan sangat detail seolah penulis berada di sana dan menyaksikannya. Selain itu, penggambaran perasaan tokoh juga sangat tersampaikan dengan baik.

Penulis: Muh. Fajrin

Japan Corner

Budaya dan koleksi tentang Jepang di Universitas Hasanuddin

Artikel Terbaru