Judul: Sword Art Online (S.A.O)
Jenis: Light Novel
Genre Novel: Action, Adventure, Fantasy, Game, Romance, Sci-Fi
Penulis: Reki Kawahara
Penerbit: Penerbit Clover dan m&c!
Tahun terbit: September 2021
Tebal buku: 360 halaman
Pada tahun 2022, permainan Virtual Reality Massively Multiplayer Role-Playing online (VRMMORPG), Sword Art Online (S.A.O), diluncurkan dan langsung populer di masyarakat. Dengan Nerve Gear, helm virtual reality yang merangsang panca indera pengguna melalui otak mereka, pemain dapat merasakan dan mengontrol karakter dalam game mereka dengan pikiran mereka. Game ini sangat populer namun dibatasi hanya 10.000 orang yang dapat mengklaim salinan dari rilis awal game.
Kirito, seorang penguji beta yang menggunakan moniker dalam game, adalah salah satu orang yang beruntung. Namun, segera setelah permainan dimulai, ketakutan yang dikhawatirkan pun muncul. Pemain tidak dapat menemukan opsi untuk keluar. Upaya untuk menghubungi administrator game juga tidak bisa dilakukan. Kemudian muncullah sosok karakter yang mewakili Akihiko Kayaba, sang pengembang game. Dia muncul dan menjelaskan bahwa ini bukan game tetapi sudah seperti kehidupan nyata yang dapat dikelola dengan Virtual Reality (VR). Pemain tidak dapat keluar.
Segala upaya untuk melakukannya secara paksa dari luar akan mengakibatkan kematian instan di dunia nyata. Begitu juga kematian dalam pengaturan ini. Jika ponsel pemain turun ke nol maka NerveGear akan membuat otak pemakainya menjadi panas seperti microwave. Satu-satunya cara untuk melarikan diri adalah seseorang mengalahkan semua 100 level Aincrad. Tetapi untuk mencapai level 100 di permainan ini bukan hal yang bisa dianggap remeh karena didalamnya terdapat berbagai rintangan, jebakan, musuh, monster, dan masih banyak lagi.
Seperti yang dijelaskan oleh penulis Reki Kawahara dalam kata penutupnya, S.O.A awalnya ditulis pada tahun 2002 untuk diikutkan dalam kontes Dengeki Game Novel Prize. Namun karena terlalu lama untuk memenuhi syarat sebagai peserta dan dia tidak dapat menemukan cara untuk mempersingkatnya. Dia memilih untuk menerbitkannya sendiri di dunia maya. Umpan balik yang positif membuatnya menulis lebih banyak cerita. Keberhasilan upaya penulisan keduanya yang memenangkan penghargaan (Accel World) akhirnya menyebabkan karya ini juga diterbitkan secara resmi di media cetak. Karya ini telah menjadi sebuah fenomena sehingga benar-benar mendominasi grafik penjualan novel ringan Jepang pada tahun 2012 dan 2013 serta melahirkan salah satu serial anime terlaris tahun 2012 di Jepang.
Jadi bagaimana novel ini sampai ke titik itu, terutama mengingat upaya Kawahara yang jauh dari penulisan kelas atas? Jawabannya sederhana. Dibutuhkan sebuah konsep dengan menciptakan rasa penasaran yang tinggi. Selain itu, konsep tersebut digunakan untuk membuat cerita tertentu agar dapat dinikmati oleh gamer dan otaku hard-core, serta mereka yang dapat menghargai cerita petualangan berbasis teknologi.
Penulis: Arya Ibra Haris

